Tahun 2026 menjadi tahun krusial bagi esports Indonesia. Timnas Indonesia resmi mendaftarkan sembilan cabang esports untuk Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Nagoya-Aichi, Jepang pada September-Oktober mendatang. Cabang yang dipertandingkan meliputi Gran Turismo 7, eFootball, PUBG Mobile, Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), Honor of Kings, Street Fighter 6, Pokemon Unite, League of Legends (Asian Games Version), dan Martial arts metaverse.
Persiapan Timnas Esports Indonesia memasuki fase intensif. Para atlet akan menghadapi Region Qualifier pada 14-15 Februari 2026, di mana 144 tim terbaik berkompetisi untuk meraih tiket ke Asian Games. Dukungan pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga serta KONI semakin kuat, mengingat esports kini diakui sebagai cabang olahraga resmi yang berpotensi membawa medali.
Timnas Esports, MPL Season 17, dan Ajang Bergengsi di Tanah Air
Di kancah domestik, Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia Season 17 dijadwalkan dimulai pada 27 Maret 2026. Kompetisi ini akan menampilkan tim-tim papan atas seperti RRQ, ONIC, EVOS, Dewa United, Geek Fam, Alter Ego, NAVI, dan Team Liquid Indonesia. Format regular season menggunakan sistem Double Round Robin yang berlangsung hingga 24 Mei 2026.
Indonesia juga menjadi tuan rumah berbagai turnamen internasional bergengsi. PUBG Mobile Global Open (PMGO) 2026 Season 1 akan digelar di Jakarta pada 2-7 Juni 2026 dengan total hadiah $500.000 USD. Ini merupakan kesempatan emas bagi tim-tim Indonesia untuk unjuk gigi di hadapan audiens global dan membuktikan kualitas esports tanah air.
Sebelumnya, PUBG Mobile Pro Laga (PMPL) Indonesia 2026 Spring berlangsung pada 27 Februari hingga 29 Maret 2026 dengan 24 tim dan prize pool $90.000 USD. Kompetisi ini menjadi jalur kualifikasi menuju PMGO dan ajang pencarian bakat baru.
Di sektor Valorant, VCT 2026 (Valorant Champions Tour) telah dimulai sejak 15 Januari dengan Kickoff Tournament. Tim-tim Indonesia seperti RRQ dan BOOM Esports berkompetisi di level regional untuk meraih tiket ke Masters Santiago dan turnamen internasional lainnya. Predator League 2026 juga menjadi ajang penting untuk mencari talenta Valorant dan Dota 2 terbaik Indonesia.
Honor of Kings juga mencatatkan kehadiran kuat dengan Honor of Kings World Cup (KWC) 2026 yang dijadwalkan pada Juli 2026. Turnamen ini menjadi salah satu puncak kompetisi esports pertengahan tahun yang paling dinantikan.
Investasi infrastruktur esports Indonesia terus berkembang. Dukungan dari pemerintah, sponsor korporat, dan antusiasme masyarakat menciptakan ekosistem yang sehat. Dengan prestasi atlet-atlet muda berbakat dan penyelenggaraan turnamen kelas dunia, Indonesia semakin kokoh posisinya sebagai salah satu kekuatan esports terbesar di Asia Tenggara.