stilah WAGs (Wives and Girlfriends) dulu hanya merujuk pada pendamping atlet di tribun. Kini, mereka adalah influencer powerhouse dengan jutaan pengikut. Akun media sosial para WAGs sering kali memiliki engagement yang setara, bahkan melebihi atlet itu sendiri. Mereka membangun personal brand yang kuat di bidang kecantikan, parenting, dan gaya hidup.
Kekuatan ini dimanfaatkan untuk berbagai endorsement produk. Dari skincare hingga aplikasi keuangan, wajah WAGs sering menghiasi iklan digital. Mereka dianggap lebih relatable oleh audiens perempuan dibandingkan sang atlet. Hal ini menciptakan ekosistem bisnis tersendiri yang mandiri dari karier suami mereka.
Kekuatan Istri dan Pacar Atlet di Dunia Digital
Selain itu, WAGs juga berperan dalam memanajemen citra publik atlet. Melalui unggahan mereka, narasi tentang kehidupan pribadi atlet bisa dikontrol dengan lebih baik. Mereka menjadi pintu masuk fans untuk mengenal sisi domestik sang atlet. Ini adalah strategi public relations alami yang sangat efektif di era digital.
Tentu saja, sorotan tajam juga menjadi risiko. Kehidupan mereka sering kali dikritik habis-habisan oleh netizen. Namun, kemampuan mereka mengubah perhatian tersebut menjadi peluang bisnis menunjukkan kecerdasan adaptasi. WAGs kini adalah bagian integral dari industri sportainment modern yang tidak bisa diabaikan.